PT BESTPROFIT FUTURES | ONE PACIFIC PLACE
PT BESTPROFIT FUTURES | ONE PACIFIC PLACE |
| Impor dari China Dibatasi, Bagaimana Harga saat Lebaran? Posted: 25 Feb 2020 11:17 PM PST PT Bestprofit Futures - Jakarta - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyatakan, penyebaran virus Corona akan banyak berdampak terhadap kenaikan harga makanan dan minuman atau konsumsi jelang masa Ramadan dan Lebaran Idul Fitri 2020. Kepala Pusat Penelitian Ekonomi LIPI Agus Eko Nugroho memaparkan, lebih dari 495 jenis komoditas dengan tujuan ekspor China akan terimbas. Sementara sekitar 499 jenis barang impor dari China diperkirakan akan menyusut atau bahkan menghilang dari pasar Indonesia. "Sebagian besar produk yang merupakan barang konsumsi strategis akan memiliki implikasi serius terhadap inflasi dalam negeri. Pemerintah perlu memantau kondisi pasar mengingat pada potensi pergerakan harga menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri," ujar Agus di Jakarta, Rabu (26/2/2020). Menindaki tantangan tersebut, ia mengimbau pemerintah agar menyiapkan antisipatif guna menghindari terjadinya kenaikan harga barang konsumsi. Pertama, yakni mengelompokan produk makanan atau minuman mana saja yang secara harga jual melonjak, serta mendeteksi barang mana yang ternyata konten impornya tinggi dari China. "Baru setelah itu peta kelihatan, lihat gudang kita, cocok apa enggak. Baru mulai ngomong logistik, mulai dari gudang, transportasi sistemnya, sampai dengan deliver ke pasar swalayan sampai ke pasar tradisional," tuturnya. Mencari SubstitusiPT Bestprofit Futures - Kemudian, lanjutnya, pemerintah juga harus mencari substitusi impor dari negara lain yang selama ini produk-produknya berasal dari China. "Apakah dari Vietnam, Pakistan, Brazil, India, itu harus dipetakan," imbuhnya. Yang terpenting, sambung Agus, maka pemerintah dan pihak pelaku usaha harus mengkaji skema bisnis seperti apa yang dapat diterapkan dalam perjanjian dagang tersebut. "Kalau B2B problem berarti G2G. Karena itu bayangan kami adalah peran dari government khususnya atase perdagangan dan kedutaan Indonesia enggak boleh duduk-duduk saja di sana. Ini yang saya kira penting," tandasnya. |
| Saldo Kartu Sembako Naik Jadi Rp 200 Ribu, Sri Mulyani Siapkan Rp 4,56 T Posted: 25 Feb 2020 11:19 PM PST PT Bestprofit Futures - Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyiapkan anggaran sebesar Rp 4,56 triliun untuk membiayai program kartu sembako murah. Setiap keluarga nantinya akan mendapat bantuan sebesar Rp 200 ribu naik dari sebelumnya hanya Rp 150 ribu per keluarga. "Pertama pemerintah memberikan tambahan kartu sembako yang Rp 150 ribu per kartu penerima jadi Rp 200 ribu , naik Rp 50 ribu. Itu untuk 15,2 juta penerima, cukup besar biaya yang dikeluarkan Rp 4,56 triliun," ujar Sri Mulyani di Pasific Place, Jakarta, Rabu (26/2/2020). Dia mengatakan, kenaikan kartu sembako tersebut untuk mendongkrak daya beli masyarakat bawah. Selain kartu sembako, pemerintah juga memberikan subsidi tambahan untuk sektor perumahan. "Kita juga lihat sektor perumahan perlu stimulate. Tahun ini anggaran Rp 3,3 triliun untuk subsidi uang muka dan bunga bagi pembelian rumah masyarakat berpendapatan rendah, naik Rp 1,5 triliun," jelas Sri Mulyani. "Sehingga akan ada seluruh rumah yang dibangun 2019 bisa terbeli karena demand baru, plus muncul konstruksi baru. Jangan lupa sektor konstruksi perumahan linkagenya ke 170 subsektor lain. Entah itu furniture, jasa bisa multiplier effect," sambungnya. Kartu PekerjaPT Bestprofit Futures - Kemudian, pemerintah juga mengalihkan Dana Alokasi Fisik (DAK) Pariwisata menjadi hibah sebesar Rp 147 miliar. Dana tersebut berasal dari Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) 2020. "Kita juga berikan Rp 147 miliar di dalam APBN 2020 yang kita harapkan bisa kita gunakan. Nantinya tidak bisa terpakai karena 30 kabupaten/kota tidak siap proposal. Kita jadikan hibah dalam mendorong pemda melakukan kegiatan sektor pariwisata," jelasnya. Selanjutnya, pemerintah juga akan memberikan kartu pekerja Rp 10 triliun untuk 2 juta penerima. Kartu pekerja tersebut akan digunakan untuk pelatihan vokasional. "Kemudian ada kartu prakerja Rp 10 triliun untuk 2 juta potensi penerima untuk vocational training. Karena kita butuh persiapan, implementasinya direncanakan pertengahan tahun, Pak Presiden bilang kita lakukan di bulan Maret," tandasnya. |
| You are subscribed to email updates from PT BESTPROFIT FUTURES | ONE PACIFIC PLACE. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google, 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3034462/original/035248500_1580199177-20200128-BI-Prediksi-Inflasi-Januari-Naik-ANGGA-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3034460/original/046369900_1580199175-20200128-BI-Prediksi-Inflasi-Januari-Naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3053337/original/068556100_1582006786-20200218-Rapat-Gabungan-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2997643/original/038816900_1576488753-20191216-RUU-Prioritas-5.jpg)
Komentar
Posting Komentar